Hiii welcome to my blog! Haloooooo welcome to my blog! Apa itu Olahraga Anggar? Ini Sejarah dan Teknik Dasarnya ~ GRWM

Monday, August 5, 2024

Apa itu Olahraga Anggar? Ini Sejarah dan Teknik Dasarnya

 

ANGGAR / FENCING





Apa itu Olahraga Anggar?

Anggar adalah cabang olahraga bela diri yang menggunakan senjata menyerupai pedang serta pakaian khusus.

Pakaian khusus olahraga anggar ini terdiri dari topeng wire-mesh, sarung tangan, kabel badan, plastron atau pelindung ketiak, dan jaket.

Aktivitas fisik satu ini mengandalkan kelincahan serta ketangkasan tubuh karena dilakukan dengan menusuk, menangkis, serta menghindar dari serangan lawan.

Anggar umumnya dilakukan dalam ruangan tertutup dengan arena sepanjang 12 meter dan lebar 2 meter. Karena itulah, gerakan dalam olahraga ini sangat terbatas.

Sejarah Olahraga Anggar

Sejarah anggar dimulai sejak abad ke-14 dan terbentuk dari pelatihan militer di negara Jerman serta Italia.

Olahraga ini terus berkembang hingga pada abad ke-17 ditemukan senjata foil, topeng khusus wire-mesh, serta peraturan olahraga anggar yang lebih terstruktur.

Anggar dibawa masuk ke Indonesia pada masa Belanda. Kemampuan bermain anggar ini mulai diwajibkan bagi setiap tentara Hindia Belanda pada kala itu.

Anggar baru diperkenalkan pada Pekan Olahraga Nasional di tahun 1948. Kemudian, anggar mulai dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional tahun 1951 dan terus berlanjut sampai sekarang.

Teknik Olahraga Anggar

Secara resmi, olahraga anggar dimainkan dengan teknik tertentu, mulai dari hormat, gerakan kaki, menyerang, hingga menghindar. Berikut penjelasannya.

1. Hormat

Sebelum dimulai, pemain anggar pertama-tama perlu melakukan hormat atau the salute kepada lawannya. Gerakan hormat ini dilakukan melalui beberapa langkah, yaitu:

  • Posisikan bagian ujung pedang ke bawah menunjuk ujung kaki kanan.
  • Angkat pedang dengan menekuk lengan hingga pegangannya berada di depan wajah dan bagian ujung pedang menghadap ke atas.
  • Pegang topeng wire-mash dengan tangan kiri di samping badan. Sedangkan, tangan kanan akan memegang pedang anggar.
  • Lakukan gerakan hormat ini ke lawan dan seluruh juri yang ada di pertandingan.

2. Memegang dan Mengayunkan Pedang

Sebelum memahami cara memegangnya, Anda perlu tahu macam-macam jenis pedang anggar terlebih dahulu.

Berdasarkan bentuk dan beratnya, pedang anggar terdiri dari tiga jenis, yaitu foil, sabre, dan epee.

  • Foil: berbentuk ramping, lentur, dan ringan. Bagian ujung foil berbentuk bulat atau datar, tumpul, serta berpegas. Pedang foil memiliki berat sebesar 500 gram
  • Sabre: berbentuk segitiga dengan bagian sudutnya yang tidak tajam. Pedang sabre memiliki berat sebesar 500 gram.
  • Epee: berbentuk segitiga serta berparit, bagian ujung bawahnya tebal dan sedikit kaku. Pedang epee memiliki berat sebesar 750 sampai 770 gram.

Cara memegang dan mengayunkan pedang anggar ini perlu dilakukan dengan berhati-hati. Anda dapat memegang pedang anggar melalui langkah-langkah berikut:

  • Pegang pedang dengan bagian ujung selalu menghadap ke arah lantai.
  • Pastikan bagian ujung pedang telah terpasang oleh penutup.
  • Saat menyerang, ayunkan pedang hingga bagian ujungnya menyentuh torso lawan. Torso adalah bagian tubuh yang terdiri dari dada, perut, pinggang, panggul serta punggung.
  • 3. Gerakan Kaki

    Dalam olahraga anggar, gerakan kaki atau footwork merupakan hal yang paling penting untuk dikuasai oleh pemainnya.

    Gerakan kaki dalam olahraga anggar terdiri dari dua tipe, yaitu advance dan retreat.

    Advance merupakan gerakan kaki maju ke depan menggunakan kaki kanan yang kemudian diikuti oleh kaki kiri.

    Advance biasanya dilakukan ketika pemain ingin menyerang atau untuk memancing lawan.

    Sementara itu, retreat merupakan gerakan mundur dengan mengangkat telapak kaki ke belakang. Kebalikan dari advance, retreat dilakukan ketika pemain dalam posisi bertahan.

    4. Menyerang dan Menghindar

    Teknik olahraga anggar yang terakhir adalah menyerang dan menangkis. Di teknik ini, ada beberapa istilah yang perlu Anda ketahui, yaitu:

     

    • Attack: yaitu gerakan ketika pemain sedang menyerang lawan.
    • Parry: yaitu gerakan bertahan yang dilakukan pemain untuk menghindari serangan lawan.
    • Riposte: yaitu gerakan yang ketika pemain ingin menyerang balik lawan setelah melakukan parry.
    • Counter-riposte: yaitu gerakan menyerang setelah melakukan parry untuk mengantisipasi riposte dari lawan.

     

    Demikian pembahasan mengenai olahraga anggar yang dapat disampaikan. Jika Anda tertarik untuk mempelajari cabang olahraga ini, jangan lupa pahami tekniknya sebaik mungkin, ya!


0 comments:

Post a Comment